Ternyata Kompres Demam yang Benar Bukan di Dahi, Begini Penjelasan Dokter

Selamat datang Korea Telecom di Portal Ini!

VIVA Parenting – Mengatasi masalah demam pada anak seringkali membuat para orang tua panik karena takut demamnya terlalu tinggi dan menyebabkan kejang. Faktanya, demam pada anak ternyata merupakan suatu hal yang wajar terjadi ketika sistem imun tubuh sedang melawan virus atau bakteri yang masuk. Ternyata Kompres Demam yang Benar Bukan di Dahi, Begini Penjelasan Dokter

Negara tropis seperti Indonesia merupakan tempat berkembang biaknya penyakit dengan cepat. Cara mengetahui tubuh tertular adalah dengan merespons suhu tubuh yang tinggi atau demam. Ayo gulir untuk informasi lebih lanjut. Tahun Baru Imlek: Selamat Datang Tahun Naga Kayu, Ini Maknanya

Jika suhu tubuh lebih tinggi dari 37,5 derajat Celcius, Anda tidak perlu panik dan segera berikan pertolongan pertama berupa kenyamanan pada anak. Perhatikan juga cara anak bergerak saat tubuhnya hangat.

“Misalnya umur di bawah 2-3 tahun, skin to skin sangat efektif menurunkan demam anak, karena badan kita hangat, kalau disentuh pembuluh darah terbuka dan keluar panasnya,” jelasnya. .dokter anak, Prof Miza Dito Afrizal, Sp.A, mengutip video resmi YouTube Nikita Willy, Senin, 8 Januari 2024.

Sayangnya, tidak semua anak nyaman melakukan aktivitas skin to skin, terutama anak yang lebih besar. Untuk itu, kompres air panas bisa dioleskan pada beberapa titik penting seperti leher dan ketiak.

Dokter Miza mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang salah paham mengenai pemberian kompres saat anak demam. Alih-alih air dingin, Dr. Miza menyarankan untuk membilasnya dengan air hangat. Selain itu, kebanyakan orang melakukan pengencangan pada wajah kurang efektif. Pasalnya, ada tempat yang lebih efektif menurunkan demam dengan kompres, terutama di bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah besar seperti leher, ketiak, atau selangkangan.

“Masih banyak yang salah kaprah kalau kompresnya air dingin, seharusnya kompres air panas. Itu juga di kepala, yang tidak bisa disalahkan, tapi lebih efektif di leher dan ketiak. Ini pembuluh darah besar di dekat kulit,” jelasnya.

Miza mengatakan, tidak perlu panik atau terburu-buru membawa anak ke rumah sakit saat ia demam, kecuali suhu tubuhnya sudah mencapai 40 derajat Celcius. Selain pertolongan pertama, orang tua juga harus memperhatikan kondisi anak. Jika mereka masih bisa bermain dengan nyaman saat badan sedang hangat, kemungkinan besar mereka akan tetap baik-baik saja.

Namun, ada satu komplikasi demam yang sebaiknya tidak Anda hindari, yaitu dehidrasi. Saat suhu tubuh tinggi, cairan dalam tubuh akan mudah menguap. Oleh karena itu, ketika anak kepanasan, lebih baik memberinya lebih banyak air untuk diminum daripada memaksanya makan. Keadaan dehidrasi ini juga menyebabkan anak menjadi lemas saat tubuhnya hangat.

Padahal, masalah demam yang paling sering terjadi adalah dehidrasi karena cairan menguap saat suhu naik. Jadi anak yang demam harus banyak minum air putih karena mudah dehidrasi, ”ujarnya. Ternyata Kompres Demam yang Benar Bukan di Dahi, Begini Penjelasan Dokter

“Penyebab utama lemas pada anak bukan demam tapi kekurangan cairan,” lanjut dr Toiseach Seorang ayah di Kendari dua kali memperkosa anak kandungnya hingga hamil Entah setan apa yang ayahnya berinisial LJ di kampung Kendari , Sulawesi Tenggara (Sultra), Pria 41 tahun ini tega memperkosa anak kandungnya sendiri hingga hamil.VIVA .co.id 13 Februari 2024