Viral! Video Anak Vincent Rompies saat Main Bola, Tingkah Lakunya Jadi Sorotan

JAKARTA – Jenazah bocah 17 tahun yang menjadi tersangka Legolas Rompies, putra Vincent Rompies, telah teridentifikasi.

Momen tersebut terpampang di kanal YouTube Vindes yang sudah lama diunggah. Unggahan tersebut memperlihatkan saat Legolas dan Vincent sedang bermain sepak bola.

Saat itu, tim Vincent sedang bertarung melawan tim Legolas dan bertanding seru di taman bermain. Lalu ada momen Legolas dan Vincent berbincang. Lalu Lego menggoda ayahnya yang sedang melakukan pemanasan.

“Kapan kamu bermain?” tanya Legolas kepada Vincent dalam video yang tertera pada Selasa (20/2/2024).

Vincent tersenyum pada putranya ketika dia melihat putranya. Legolas menunggu jawaban Vincent dan memanggilnya ‘Paman’ untuk menjawab pertanyaannya.

“Tanyakan dan jawab Paman,” kata Lego pada Vincent.

Mendengar percakapan putranya, Vincent seolah ingin mengejar Legolas. Namun anak itu lari dari ayahnya.

“Ini anak Tuan Vincent,” kata sang fotografer.

Suara kerabat Vincent kemudian terdengar di video tersebut. Ia mengaku tak berani mengganggu Legolas.

“Saya tidak berani bertengkar dengan putra Paman Vincent,” kata salah satu dari mereka.

Angger Dimas Serahkan Bukti Tambahan ke Polisi, Ingin Perjuangkan Keadilan untuk Dante

JAKARTA – Angger Dimas terus memperjuangkan keadilan bagi putranya Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante.

Hari ini, Angger Dimas menghadirkan bukti tambahan kepada penyidik ​​Subdit Jatanras Polda Metro Jaya setelah pacar Tamara Tyasmara, YA, ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Dante.

Angger Dimas akan terus memantau kasus ini untuk mendapatkan keadilan bagi putranya yang diduga tewas tenggelam di kolam renang kawasan Jakarta Timur pada 27 Januari 2024.

“Saya serahkan dokumen pendukung untuk kebutuhan penyidik,” tulis Angger Dimas merujuk pada komentar yang ditulisnya di unggahan Instagram pribadinya @anggerdimas, Minggu (11/2/2024).

Namun Angger Dimas tak menjelaskan lebih jauh mengenai bukti tambahan yang diserahkannya ke polisi.

Angger Dimas hanya menegaskan, bukti-bukti yang dihadirkannya merupakan bagian dari upayanya mengusut tuntas kasus ini demi keadilan bagi Dante.

“Saya saat ini hanya fokus pada keadilan untuk anak saya,” tulis Angger Dimas.

Menghormati proses hukum, Angger Dimas pun mengungkapkan pihaknya belum mau berkomentar lebih jauh terkait permasalahan tersebut saat ini hingga polisi memberikan penjelasan.

“Saya baru bicara kalau sudah ada bukti dan ditingkatkan status hukumnya. Terima kasih,” tulis Angger Dimas.

Penetapan YA sebagai tersangka dipastikan setelah polisi membuka rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV terlihat gerakan YA hingga menenggelamkan Dante.

Bahkan, YA membenamkan kepala Dante ke dalam air sebanyak 12 kali hingga bocah malang itu kehabisan napas dan dinyatakan meninggal pada Sabtu, 27 Januari 2024.