AMG Kukuhkan Diri Sebagai Perusahaan Media Berbasis Teknologi

Korea Telecom, JAKARTA – Alternative Media Group (AMG) memperbarui pilar bisnis intinya untuk mengembangkan produk dan layanannya, antara lain D/OOH, Teknologi Iklan, dan Pengalaman Kreatif.

Semangat perubahan diungkapkan dalam lini khas perusahaan, AMGVERSE, mulai dari layar hingga dunia media yang lebih luas.

Baca Juga: Edisi Spesial Akhir Tahun, BRI dan Pelindo Tuan Rumah Pasar UMKM Indonesia

Untuk mempercepat transformasi perusahaan, kami memfasilitasi pengalaman yang terjadi beberapa tahun lalu, melalui inovasi teknologi dan berbagai kemitraan dengan perusahaan internasional untuk fokus pada posisi AMG sebagai perusahaan media teknologi dan data, atau biasa kami sebut dengan AMG 5.0 ,” kata CEO dan pendiri AMG Dave McKimian.

Menurut penelitian global yang dilakukan Kantar Millward Brown, media di luar rumah (OOH) adalah bentuk periklanan paling populer di kalangan milenial dan Gen Z.

Baca juga: Telkom pastikan kelancaran transisi ke 5BM antisipasi kinerja berkelanjutan di tahun anggaran 2023.

Sebagai generasi digital native, 63% memasang pemblokir iklan di perangkat mereka karena iklan online dianggap mengganggu.

Di sisi lain, kelompok demografis ini mungkin menerima iklan OOH dengan baik, meskipun sebagai pengalih perhatian.

Baca Juga: Produksi Tanah Liat Putih Sig Mendapat Paten Dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Skenario terbaik untuk iklan interaktif adalah ketika pencipta memberikan materi kreatif dalam iklan OOH yang menciptakan cerita yang kuat, relevan, menarik, atau menarik dan memberikan pengalaman unik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan peran Content Management System (CMS) di OOH untuk mendukung inovasi teknologi dan memberikan kreativitas serta kemampuan brand/pengiklan untuk mewujudkan hal tersebut.

Contoh konsep terbukti yang menarik bagi demografi ini adalah penggunaan konten ilusi 3D anamorphic dan koneksi 2 atau lebih videotron (echo vision).

Memberikan konsistensi dalam inovasi, AMG telah mengembangkan CMS sendiri.

“Selain menyederhanakan ribuan pekerjaan D/OH yang kami miliki, peningkatan CMS dapat merespons kebutuhan pelanggan dan periklanan di lanskap OOH yang semakin padat dengan menjadi lebih relevan dan meningkatkan keterlibatan audiens,” kata Davey.

AMG, perusahaan hiburan Korea Selatan yang terkenal di kancah musik dunia, resmi mengakuisisi hak kekayaan intelektual untuk Indonesia.

Hal ini akan memposisikan AMG sebagai bagian dari acara besar yang dijadwalkan berlangsung tahun depan, menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.

“Kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi ratusan karyawan yang telah berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan AMG.