Gebrakan Bang Zaki Berhasil Mendongkrak Ekonomi Tangerang 

Korea Telecom, JAKARTA – Setiap daerah memiliki potensi perekonomian masing-masing dan berbeda-beda.

Pemerintah daerah juga harus mempunyai pemahaman yang benar mengenai situasi dan karakter daerahnya agar mempunyai strategi yang tepat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Wisata Pulau Seribu, Bang Zaki: Bukan Tak Mungkin Maladewa Jadi Indonesia

Peluang ekonomi setiap daerah berbeda-beda dan tugas pemerintah daerah memahami kebutuhan dan kemampuannya, kata Ketua DPD DKI Jakarta Golkar Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangannya, Kamis (1/2).

Dari pengalamannya menjabat Gubernur Tangerang dua periode (2013-2023), kawasan penyangga berhasil ditransformasikan menjadi kawasan maju melalui pengembangan kota mandiri yang terintegrasi.

BACA: Pengamat: Program Olahraga Unggulan Bang Zaki Layak Diadopsi Nasional

Berbeda dengan Bekasi yang arah pembangunannya belum terintegrasi secara jelas.

Meski letak geografis Bekasi mirip dengan Tangerang, namun pertumbuhannya tetap terbilang unik.

BACA: Warga Tangerang Sambut Hangat Bang Zaki Diresmikannya RSUD Tigaraksa

“Tahun 2021 kita berhasil mencatatkan 4,63 persen, dan tahun 2023 naik menjadi 5,47 persen. Perlahan, perekonomian daerah terus tumbuh karena potensi ekonominya yang besar, seperti kota mandiri,” jelasnya.

Perlu diketahui, Kabupaten Tangerang direncanakan pemerintah pusat sebagai kawasan industri sekitar tahun 1970an.

Hal ini untuk menunjang perekonomian nasional sebagai penyangga ibu kota Jakarta.

Namun karena perubahan kebutuhan, Bang Zaki mengubah arah pengembangan ke sektor real estate.

Berkat hal tersebut, Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang menarik bagi investor.

Zaki telah sukses bekerja sama dengan pengembang untuk berinvestasi di Tangerang. Hasilnya, kini telah lahir 9 kota satelit yang membantu mengembangkan perekonomian negara.

Kota-kota mandiri tersebut antara lain BSD City, Lippo Karavaci, Citra Raya, Paramount Petals, Summarecon Serpong, Suvarna Sutera, Tangerang New City, Citra Maja Raya dan PIK 2.

Kehadiran kota satelit ini pasti akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat, kata calon legislatif Partai DPR RI Golkar dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta III.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang kemudian mendirikan Balai Pelatihan Ketenagakerjaan (BLK) agar masyarakat setempat dapat menyerap dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Salah satu yang dibangun terletak di kawasan Kosambi untuk mendukung PIK 2.

“BLK ini fokus pada peningkatan kualitas tenaga kerja khususnya di bidang jasa. Pelatihan untuk supir dan juru masak dilaksanakan, karena kota satelit membutuhkan pekerjaan kargo dengan keterampilan khusus. Daerah lain juga akan membuat BLK untuk mendukung kota satelit,” katanya .e. .

Melalui kota mandiri ini, Bang Zaki juga berhasil menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Bahkan, TPT BPS Kabupaten Tangerang pertama kali mencatatkan angka satu digit yakni 8,45% pada tahun 2014, dan di akhir masa kepemimpinannya, TPT Tangerang berhasil mencapai angka 7,88%.

“Kita harus berani melakukan transformasi, kita harus melihat peluang apa yang bisa kita ambil untuk meningkatkan perekonomian. Oleh karena itu, untuk memimpin sektor ini, jangan takut untuk mengambil tindakan,” tutupnya. (esi/jpnn)