Angger Dimas Titip Pesan Ini ke Pelaku yang Tenggelamkan Dante

Jakarta –

Polisi resmi menetapkan Ude Arfandi alias Yan sebagai tersangka kematian Dante. Ayah Dimas Dante yang marah dan mantan suami Tamara Tyasmara meninggalkan pesan yang menyentuh hati dan berharap pelakunya dihukum berat.

Dimas yang marah mengaku tak diajak bertemu Arfandi yang kini ditahan di Polda Metro Jaya. Jadi dia ingin menyampaikan sesuatu kepada orang yang tenggelam itu.

Saya hanya ingin menyampaikan, misalnya kalau dia melihat, yang kamu tabur itulah yang kamu tuai. Ya tabur, tuai, kata Anger Dimas, Selasa (13/2/2024) saat ditemui di Stasiun Metro Paul.

Polisi menjerat Arfandi dengan pasal pembunuhan berencana berdasarkan Pasal 340 KUHP. Dimas yang marah menyetujui agar pacar mantan istrinya itu menuruti pasal tersebut.

“Oh, saya setuju. Harusnya dikenakan Pasal 340, bukan hanya Pasal 359 atau 338. Harus kita kendalikan,” kata Anger Dimas.

Achu Dimas berharap penyelidikan bisa dilanjutkan hingga kematian putranya selesai. Jangan biarkan pekerjaan anak Anda menggantung.

Partai Demokrat berharap kematian putranya tidak ditanggung.

“Iya, saya berharap tidak berakhir dengan pemilu. Tapi saya peduli dengan nyawa anak saya,” tegasnya.

Soal kemungkinan penambahan tersangka, Anger Dimas enggan berspekulasi. Proses hukum ini sepenuhnya diserahkan kepada polisi.

“Bantah saja, kita biasa saja. Kalau ragu, biarlah polisi yang memanggil dia dan tidak mau melangkah lebih jauh,” jawab Marah Dimas. Tonton Video “Kelakuan Pacar Tamara Tyasmara Dipertanyakan Sebelum Dante Tenggelam” (ahs/pus)

Angger Dimas Serahkan Bukti Tambahan ke Polisi, Ingin Perjuangkan Keadilan untuk Dante

JAKARTA – Angger Dimas terus memperjuangkan keadilan bagi putranya Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante.

Hari ini, Angger Dimas menghadirkan bukti tambahan kepada penyidik ​​Subdit Jatanras Polda Metro Jaya setelah pacar Tamara Tyasmara, YA, ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Dante.

Angger Dimas akan terus memantau kasus ini untuk mendapatkan keadilan bagi putranya yang diduga tewas tenggelam di kolam renang kawasan Jakarta Timur pada 27 Januari 2024.

“Saya serahkan dokumen pendukung untuk kebutuhan penyidik,” tulis Angger Dimas merujuk pada komentar yang ditulisnya di unggahan Instagram pribadinya @anggerdimas, Minggu (11/2/2024).

Namun Angger Dimas tak menjelaskan lebih jauh mengenai bukti tambahan yang diserahkannya ke polisi.

Angger Dimas hanya menegaskan, bukti-bukti yang dihadirkannya merupakan bagian dari upayanya mengusut tuntas kasus ini demi keadilan bagi Dante.

“Saya saat ini hanya fokus pada keadilan untuk anak saya,” tulis Angger Dimas.

Menghormati proses hukum, Angger Dimas pun mengungkapkan pihaknya belum mau berkomentar lebih jauh terkait permasalahan tersebut saat ini hingga polisi memberikan penjelasan.

“Saya baru bicara kalau sudah ada bukti dan ditingkatkan status hukumnya. Terima kasih,” tulis Angger Dimas.

Penetapan YA sebagai tersangka dipastikan setelah polisi membuka rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV terlihat gerakan YA hingga menenggelamkan Dante.

Bahkan, YA membenamkan kepala Dante ke dalam air sebanyak 12 kali hingga bocah malang itu kehabisan napas dan dinyatakan meninggal pada Sabtu, 27 Januari 2024.