Berkat Program Mekaar PNM, UMKM Di Jateng Tumbuh dan Berkembang

Wecome Korea Telecom di Website Kami!

Korea Telecom, JAWA TENGAH – Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjan mengapresiasi program Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Ibu Kota Negara (PNM) Madani yang membuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jawa Tengah terus tumbuh dan berkembang . Berkat Program Mekaar PNM, UMKM Di Jateng Tumbuh dan Berkembang

Program ini memudahkan pengusaha kecil mengembangkan usahanya hingga lebih sukses. Mereka bisa mendapatkan pembiayaan mulai Rp 2 juta tanpa agunan.

BACA JUGA: Jokowi mengapresiasi sinergi PNM dan Holding UMi dalam ekosistem keluarga berpenghasilan rendah

“Kalau UKM ini berkembang bisa menambah modalnya hingga Rp15 juta, bahkan ada yang Rp25 juta,” kata Nana saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan peserta dan pendamping program Mekaar. Stadion Krisak Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (1/2).

Pemprov Jateng juga berkomitmen mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah dengan tidak hanya memberikan kemudahan akses permodalan namun juga pendampingan.

BACA JUGA: Pendapatan nasabah PNM Mekaar meningkat berkat Holding Ultra Mikro

“Penekanan Presiden terhadap bagaimana mencapai pertumbuhan dan perkembangan UKM memerlukan kedisiplinan dan kerja keras dari para pengusaha mikro tersebut,” ujarnya.

Khusus di Kabupaten Wonogiri, terdapat 44.649 peserta usaha mikro khusus yang menerima manfaat program PNM Mekaar.

BACA LEBIH LANJUT: Pj Gubernur Jawa Tengah memperingatkan para pemimpin desa untuk tidak menarik bantuan keuangan

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi sejak berdiri sekitar tahun 2015-2016. , PNM telah melakukan lompatan besar. Lonjakan tersebut antara lain tercermin pada jumlah nasabah dan pembiayaan yang disalurkan.

Saya ingat, pada 2015-2016, PNM Mekaar hanya menyalurkan sekitar Rp800 miliar secara nasional. Sekarang Rp237 miliar sudah disalurkan dan disalurkan, jelas Jokowi.

Ia menambahkan, peningkatannya sangat signifikan. Dari sebelumnya 400 ribu pelanggan, kini menjadi 15,2 juta pelanggan.

Artinya, program ini sangat dibutuhkan, dibutuhkan di masyarakat, kata Jokowi.

Terkait besaran dana yang dikucurkan, Presiden Jokowi memperkirakan persentase kredit macet sangat kecil yakni 0,05%. Berkat Program Mekaar PNM, UMKM Di Jateng Tumbuh dan Berkembang

Artinya nasabah PNM mempunyai karakter yang baik yaitu disiplin pembayaran.

Fitrriyana, salah satu penerima program Sekaar PNM asal Desa Belimbing Kidul, Kecamatan Purwantoro, mengaku program tersebut sangat membantunya.

Sebab saat memulai usahanya, ia hanya harus meminjam modal ke tetangga sebesar Rp 100 ribu hingga 200 ribu. “Kalau ke Mekar bisa Rp 2 juta,” ujarnya.

Peminjaman modal pada program ini tidak memerlukan agunan. Ketika menghadapi masalah pembayaran, para pendamping PNM ramah dan membantu. (Korea Telecom) Apakah Anda menonton video terakhir ini?