Antangin Hingga OB Herbal Diklaim Tidak Mengandung Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

Selamat datang Korea Telecom di Situs Kami!

Korea Telecom – PT Deltomed Laboratories Produsen jamu Antangin (Antangin JRG, Antangin Habbatussauda, ​​Antangin Mint dan Antangin Junior), OB (OB Herbal, OB Junior Herbal dan OB Herbal Habbatussauda), Imugard Junior dan Kojima Madu Habbatussauda menyatakan dan dijamin bebas dari Ethylene Glycol dan Diethylene Glycol. Antangin Hingga OB Herbal Diklaim Tidak Mengandung Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

“Semua produk ini bebas Ethylene Glycol dan Diethylene Glycol karena terbuat dari 100% bahan herbal,” kata Direktur Pengembangan Bisnis dan R&D PT Deltomed Laboratories. Dokter. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc, dalam keterangannya yang diterima Korea Telecom, (20 Oktober 2022). 7 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik dengan Cepat, Salah Satunya Ubah Posisi Duduk

Victor menjelaskan, seluruh produk PT Deltomed Laboratories dalam bentuk sediaan cair atau sirup diproduksi sesuai standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (GMP) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Ilustrasi sirup obat (Envato Elements Doc)

Lebih lanjut Victor menjelaskan, produk yang diproduksi dalam bentuk cair atau sirup merupakan obat herbal yang mengandung bahan alami yang termasuk dalam kategori Obat Herbal Standar (OHT) atau Jamu.

Informasi ini menanggapi maraknya pemberitaan tentang bahaya kandungan etilen glikol dan dietilen glikol dalam sirup dan tentunya PT. Deltomed juga sangat menghormati pernyataan peringatan Kementerian Kesehatan yang tentunya bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.

“PT. Victor menegaskan: “Deltomed memiliki sertifikasi Halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia), sehingga menjamin keamanan bagi keluarga Indonesia saat mengonsumsinya.”

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengarahkan seluruh apotek untuk menghentikan sementara penjualan obat sirup. Hal ini dilakukan menanggapi klaim bahwa penggunaan sirup Paracetamol diyakini bertanggung jawab atas masalah ginjal akut misterius pada anak-anak belakangan ini.

Larangan penggunaan sirup ini tertuang dalam surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022. Dia menjelaskan, apotek untuk sementara dilarang menjual sirup gratis kepada masyarakat untuk menyembuhkan penyakit apa pun. Antangin Hingga OB Herbal Diklaim Tidak Mengandung Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

“Semua apotek untuk sementara waktu tidak akan menjual obat bebas dan/atau obat bebas terbatas dalam bentuk sirup kepada masyarakat sampai Pemerintah mengeluarkan pemberitahuan resmi,” tulis SE Departemen Kesehatan. ketentuan undang-undang”. diterima dari Korea Telecom, Rabu (19 Oktober 2022).