5 Dampak Buruk Terlalu Banyak Minum Kopi, dari Gangguan Lambung hingga Osteoporosis

Wecome Korea Telecom di Portal Ini!

Jakarta – Kopi merupakan minuman populer di seluruh dunia, dikonsumsi oleh jutaan orang setiap hari. Meski kopi memiliki manfaat bagi kesehatan, namun jika dikonsumsi berlebihan bisa berdampak buruk bagi tubuh. Berikut lima dampak negatif terlalu banyak minum kopi yang patut Anda waspadai. Gangguan Tidur dan Kualitas Tidur 5 Dampak Buruk Terlalu Banyak Minum Kopi, dari Gangguan Lambung hingga Osteoporosis

OSA Bikin Mengantuk saat Berkendara, Ini yang Biasa Dilakukan Pengemudi

Konsumsi kafein secara berlebihan, bahan aktif dalam kafein, dapat menyebabkan gangguan tidur. Kafein merupakan stimulan yang dapat membuat orang mengantuk atau mengganggu pola tidur alaminya. Kurang tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental, seperti berkurangnya fungsi kognitif dan peningkatan risiko penyakit kronis.

Kafein bersifat asam dan dapat merangsang produksi asam lambung. Bagi yang sudah memiliki masalah lambung seperti maag atau sakit maag, terlalu banyak mengonsumsi kopi bisa memperburuk kondisi tersebut. Asam klorogenat dalam kopi juga dapat merangsang produksi asam lambung sehingga dapat menimbulkan gejala seperti mulas, mual, dan sakit perut.

Kafein dalam kopi memiliki efek pahit, dan dalam jumlah besar dapat membuat ketagihan. Orang yang terbiasa minum kopi setiap hari mungkin akan mengalami gejala putus obat, seperti sakit kepala, kelelahan, dan mudah tersinggung ketika mencoba berhenti minum kopi secara tiba-tiba.

Meski efeknya hanya sementara, konsumsi kopi berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan masalah serius bagi penderita tekanan darah tinggi atau penyakit jantung. Penting bagi penderita tekanan darah tinggi untuk membatasi asupan kafein. Risiko Osteoporosis 5 Dampak Buruk Terlalu Banyak Minum Kopi, dari Gangguan Lambung hingga Osteoporosis

Konsumsi kopi berlebihan dapat meningkatkan ekskresi kalsium melalui urin. Kalsium penting untuk kesehatan tulang, dan kelebihan kalsium dapat meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada wanita yang rentan terkena penyakit ini. KPPU menemukan beras dan gula langka, harga komoditas lainnya meningkat. Komisi Perlindungan Persaingan Usaha (KPPU) menemukan harga beberapa bahan pangan tidak stabil dan tidak berkelanjutan menjelang bulan Ramadhan. Korea Telecom 12 Februari 2024